PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Bahasa Isyarat Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
Publikasi Isyarat Indonesia (1993-2025)
Log Out
Log In
PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Selamat Datang!
Ini adalah sarana riset untuk berbagai publikasi dalam berbagai bahasa yang diproduksi oleh Saksi-Saksi Yehuwa.
Untuk download publikasi, silakan kunjungi jw.org.
Pemberitahuan
Bahasa yang baru ditambahkan: Chin (Mara)
  • Hari ini

Sabtu, 14 Februari

Beri mereka makan.—Mat. 14:16.

Yesus meminta para rasulnya untuk memberi makan sekumpulan besar orang. Tapi, bagaimana caranya? Waktu itu, ada kira-kira 5.000 pria. Dan kalau wanita dan anak-anak juga dihitung, mungkin ada 15.000 orang yang perlu diberi makan. (Mat. 14:21) Andreas berkata, ”Ini ada anak kecil yang punya lima roti barli dan dua ikan kecil. Tapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini?” (Yoh. 6:9) Roti barli adalah makanan yang umum bagi orang-orang di zaman itu, dan dua ikan kecil tersebut mungkin sudah diasinkan dan dikeringkan. Meski begitu, jumlahnya tidak cukup untuk kumpulan orang itu. Yesus dengan murah hati ingin menyediakan makanan untuk kumpulan orang itu. Dia pun meminta mereka untuk duduk berkelompok di rumput. (Mrk. 6:​39, 40; Yoh. 6:​11-13) Lalu, Yesus mengucap syukur kepada Bapaknya atas roti dan ikan tersebut. Dengan melakukannya, dia menunjukkan bahwa Sumber makanan itu adalah Allah. Ini menjadi pengingat yang bagus untuk kita. Seperti Yesus, kita perlu berdoa sebelum makan. Apa yang Yesus lakukan selanjutnya? Dia meminta murid-muridnya membagikan makanan itu, dan orang-orang makan sampai kenyang. w24.12 48:3-4

Menyelidiki Kitab Suci Setiap Hari—2026

Minggu, 15 Februari

Pujilah Yehuwa Allah kalian.—1 Taw. 29:20.

Sewaktu Yesus hidup di bumi, dia selalu memuliakan Yehuwa dengan mengakui bahwa Yehuwa-lah yang membuat dia bisa melakukan mukjizat. (Mrk. 5:​18-20) Kata-kata Yesus tentang Bapaknya dan cara Yesus memperlakukan orang lain juga memuliakan Yehuwa. Perhatikan apa yang terjadi sewaktu Yesus mengajar di sebuah rumah ibadah. Di antara para pendengarnya, ada seorang wanita yang sudah dibuat sakit oleh roh jahat selama 18 tahun. Roh jahat itu membuat dia bungkuk dan sama sekali tidak bisa berdiri tegak. Dia pasti sangat menderita. Yesus pun merasa kasihan dan mendekati wanita itu. Yesus dengan lembut berkata kepadanya, ”Kamu dibebaskan dari penyakitmu.” Lalu, Yesus menaruh tangannya ke atas wanita itu. Saat itu juga, wanita tersebut berdiri tegak dan ”mulai memuliakan Allah”. Dia bersyukur karena dia bisa sembuh dan punya harga diri lagi! (Luk. 13:​10-13) Ya, wanita itu punya alasan yang kuat untuk memuliakan Yehuwa, dan begitu juga kita. w25.01 1:3-4

Menyelidiki Kitab Suci Setiap Hari—2026

Senin, 16 Februari

Ampunilah dosa kami.—Luk. 11:4.

Apakah kita bisa mendapatkan kembali semua yang dihilangkan Adam dan Hawa? Dengan upaya sendiri, kita tidak akan bisa. (Mz. 49:​7-9) Tanpa mendapat bantuan, kita tidak punya harapan untuk hidup selamanya atau dibangkitkan. Sama seperti binatang, kita akan mati dan tidak bisa hidup lagi. (Pkh. 3:19; 2 Ptr. 2:12) Bapak kita yang pengasih, Yehuwa, sudah melakukan sesuatu untuk melunasi utang, atau dosa, yang kita warisi dari Adam. Yesus menjelaskan, ”Allah begitu mengasihi dunia ini sehingga Dia memberikan Putra tunggal-Nya, supaya setiap orang yang beriman kepadanya tidak dibinasakan tapi mendapat kehidupan abadi.” (Yoh. 3:16) Karena pemberian itu, kita juga mendapat kesempatan untuk punya hubungan yang baik dengan Yehuwa. Ya, pemberian yang luar biasa itu melunasi utang kita, atau membuat dosa kita diampuni. w25.02 6:3-6

Menyelidiki Kitab Suci Setiap Hari—2026
Selamat Datang!
Ini adalah sarana riset untuk berbagai publikasi dalam berbagai bahasa yang diproduksi oleh Saksi-Saksi Yehuwa.
Untuk download publikasi, silakan kunjungi jw.org.
  • Bahasa Isyarat Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan