PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • ”Mari Kita Meluruskan Perkara-Perkara”
    Nubuat Yesaya—Terang bagi Seluruh Umat Manusia I
    • Bulan-bulan barumu dan musim-musim perayaanmu, jiwaku membencinya. Bagiku itu semua menjadi beban; aku lelah menanggungnya.” (Yesaya 1:13, 14)

  • ”Mari Kita Meluruskan Perkara-Perkara”
    Nubuat Yesaya—Terang bagi Seluruh Umat Manusia I
    • Hukum hanya menyatakan agar ’bulan-bulan baru’ dirayakan, tetapi tradisi-tradisi yang sehat lambat laun berkembang di seputar perayaan tersebut. (Bilangan 10:10; 28:11) Bulan baru dianggap sebagai sabat bulanan. Pada waktu itu orang-orang berhenti bekerja dan bahkan berkumpul untuk mendengarkan pengajaran dari para nabi dan imam. (2 Raja 4:23; Yehezkiel 46:3; Amos 8:5) Perayaan semacam itu tidak salah. Masalahnya, mereka melakukan ini sekadar untuk pamer.

  • ”Mari Kita Meluruskan Perkara-Perkara”
    Nubuat Yesaya—Terang bagi Seluruh Umat Manusia I
    • Dengan demikian, tindakan ibadat mereka kepada Yehuwa menjadi ”beban” bagi-Nya.

      6. Dalam pengertian apa Yehuwa menjadi ”lelah”?

      6 Namun, bagaimana Yehuwa bisa merasa ”lelah”? Bagaimanapun, Dia memiliki ’energi dinamis yang berlimpah . . . Dia tidak lelah atau menjadi letih’. (Yesaya 40:26, 28) Yehuwa menggunakan gaya bahasa yang hidup agar kita dapat memahami perasaan-Nya. Pernahkah saudara memikul beban yang berat begitu lama sehingga saudara menjadi sangat letih dan ingin membuangnya? Demikianlah perasaan Yehuwa terhadap tindakan ibadat munafik yang dilakukan umat-Nya.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2026)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan