-
Bekerja Dengan Pengorganisasi Seluruh Alam SemestaMenara Pengawal—1985 (Seri 9) | Menara Pengawal—1985 (Seri 9)
-
-
13. Apa yang dikatakan Paulus tentang Yerusalem yang merdeka, dan dalam kemerdekaan dari apa ”anak-anaknya” harus berdiri teguh?
13 Paulus mempertentangkan Yerusalem di bumi yang diperbudak dengan ”Yerusalem yang di atas”, yang ”merdeka”. Ketika mengutip dari Yesaya 54:1-8, ia menulis,
”Tetapi Yerusalem sorgawi [yang di atas, Bode] adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita. Karena ada tertulis: ’Bersukacitalah, hai [perempuan] mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada [perempuan] yang bersuami.’ Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji. Tetapi seperti dahulu, dia, yang diperanakkan menurut daging, menganiaya yang diperanakkan menurut Roh, demikian juga sekarang ini. Tetapi apa kata nas Kitab Suci? ’Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anak perempuan merdeka itu.’ Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka. Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”—Galatia 4:26–5:1.
-
-
Bekerja Dengan Pengorganisasi Seluruh Alam SemestaMenara Pengawal—1985 (Seri 9) | Menara Pengawal—1985 (Seri 9)
-
-
15. Untuk berapa lama ”Yerusalem yang di atas” tidak mempunyai anak-anak, dan bilamana keturunannya mulai menjadi banyak?
15 ”Yerusalem yang di atas” ”ditinggalkan suaminya”, seolah-olah tidak mempunyai anak, jauh lebih lama dari pada Sara. Sebenarnya, ”Yerusalem yang di atas” dalam keadaan sedemikian sejak 1943 S.M., ketika janji kepada Abraham mulai berlaku, sampai Yesus dibaptis pada tahun 29 M. Pada waktu itulah Yesus dilahirkan melalui roh dari Abraham yang Lebih Besar, Yehuwa, dan diurapi dengan rohNya untuk menjadi Kristus atau Yang Diurapi, sang Mesias. Namun ”Yerusalem yang di atas” akan mempunyai lebih dari satu anak rohani. Maka pada hari Pentakosta tahun 33 M., setelah kebangkitan dan kenaikan Yesus ke surga, kira-kira 120 dari murid-muridnya yang setia dilahirkan oleh roh dari Abraham yang Lebih Besar. Mereka kemudian diurapi dengan roh itu untuk menjadi saudara-saudara rohani dari Ishak yang Lebih Besar, Yesus Kristus. Belakangan pada hari itu kira-kira 3.000 orang Yahudi dibaptis sebagai murid-murid Yesus dan diurapi dengan roh suci. (Kisah 2:1-42) Jadi pada hari itu ”Yerusalem yang di atas” menjadi ”ibu” dari banyak anak.
16. Apa tanda pengenal dari ”Yerusalem yang di atas”?
16 Rasul Paulus menyingkapkan bahwa perempuan yang disebut di Yesaya 54:1-8 ialah ”Yerusalem yang di atas”. Allah Yehuwa adalah ’suaminya’, maupun Penciptanya yang Agung. Secara kiasan, ia adalah ’perempuanNya’, ’istriNya’ atau organisasi yang seperti istri di surga di atas. Seperti seorang suami, Ia adalah Pribadi yang membuatnya subur sehingga melahirkan ”benih” [Bode] sejati yang dijanjikan pada jaman Abraham.—Galatia 3:16, 26-29.
17. Bagaimana ”Yerusalem yang di atas” menjadi ”ibu” dari ”benih” utama dari Abraham yang Lebih Besar?
17 Untuk menjadi ”benih” utama dari Abraham yang Lebih Besar, Putra tunggal Allah muncul dari organisasi surgawi Yehuwa yang seperti istri. Jadi ia menjadi seperti seorang ”ibu” bagi Putra Allah. Yesus Kristus bukanlah putra kiasan dari Yerusalem di bumi pada masa ia berada di bumi, karena kota tersebut ketika itu berada dalam perhambaan, bersama ”anak-anaknya”, dan Yesus tidak pernah diperbudak. (Galatia 4:25) Yerusalem di bumi adalah ”ibu” dari orang-orang Yahudi jasmani yang menolak Yesus Kristus sebagai ”benih” yang dijanjikan bukan hanya dari sang datuk Abraham tetapi juga dari Abraham yang Lebih Besar, Allah Yehuwa.—Matius 23:37-39.
-