-
”Hiburlah Umat-Ku”Nubuat Yesaya—Terang bagi Seluruh Umat Manusia I
-
-
5, 6. (a) Mengapa perjalanan panjang dari Babilon ke Yerusalem tidak akan menghambat penggenapan janji Allah? (b) Kembalinya orang Yahudi ke tanah asal mereka akan mempunyai pengaruh apa terhadap bangsa-bangsa lain?
5 Perjalanan dari Babilon ke Yerusalem jauhnya 800 sampai 1.600 kilometer, bergantung pada rute yang diambil. Apakah perjalanan panjang itu akan menghambat penggenapan janji Allah? Tentu saja tidak! Yesaya menulis, ”Dengarkan! Seseorang berseru-seru di padang belantara, ’Kosongkan jalan Yehuwa, hai, kamu sekalian! Luruskan jalan raya melintasi padang gurun bagi Allah kita. Hendaklah setiap lembah diuruk, dan setiap gunung serta bukit dibuat rendah. Tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah datar, dan tanah yang berlekak-lekuk menjadi dataran. Maka kemuliaan Yehuwa pasti akan dinyatakan, dan semua orang akan melihatnya bersama-sama, karena mulut Yehuwa-lah yang telah mengucapkannya.’”—Yesaya 40:3-5.
6 Sebelum memulai suatu perjalanan, para penguasa Timur biasanya menyuruh orang untuk mempersiapkan jalan dengan cara menyingkirkan batu-batu besar dan bahkan membangun jalan raya dan meratakan tanah yang berbukit. Sehubungan dengan perjalanan pulang orang Yahudi, seolah-olah Allah sendiri yang berada di depan, menyingkirkan segala penghalang. Orang-orang itu menyandang nama Yehuwa, dan dengan menggenapi janji-Nya untuk memulihkan mereka ke tanah asal mereka, kemuliaan-Nya akan dinyatakan di hadapan semua bangsa. Mau tidak mau, bangsa-bangsa itu akan melihat bahwa Yehuwa adalah Penggenap janji-janji-Nya.
7, 8. (a) Bagaimana kata-kata di Yesaya 40:3 digenapi pada abad pertama M? (b) Nubuat Yesaya mengalami penggenapan yang lebih besar apa pada tahun 1919?
7 Pemulihan pada abad keenam SM bukanlah satu-satunya penggenapan nubuat ini. Ada juga penggenapan pada abad pertama M. Yohanes Pembaptis adalah suara orang yang ”berseru-seru di padang belantara”, menggenapi Yesaya 40:3. (Lukas 3:1-6) Di bawah ilham, Yohanes menerapkan kata-kata Yesaya pada dirinya. (Yohanes 1:19-23) Dari tahun 29 M, Yohanes mulai mempersiapkan jalan bagi Yesus Kristus.a Pengumuman di muka oleh Yohanes membangkitkan minat orang untuk mencari Mesias yang dijanjikan sehingga selanjutnya mereka dapat mendengarkan dan mengikuti dia. (Lukas 1:13-17, 76) Melalui Yesus, Yehuwa akan memimpin orang-orang yang bertobat menuju kebebasan yang hanya dapat disediakan Kerajaan Allah—pembebasan dari belenggu dosa dan kematian. (Yohanes 1:29; 8:32) Kata-kata Yesaya mengalami penggenapan yang lebih besar ketika sisa Israel rohani dibebaskan dari Babilon Besar pada tahun 1919 dan ketika ibadat sejati dipulihkan.
-
-
”Hiburlah Umat-Ku”Nubuat Yesaya—Terang bagi Seluruh Umat Manusia I
-
-
a Yesaya menubuatkan bahwa jalan akan dipersiapkan bagi Yehuwa. (Yesaya 40:3) Akan tetapi, buku-buku Injil menerapkan nubuat itu kepada apa yang dilakukan Yohanes Pembaptis ketika ia mempersiapkan jalan bagi Yesus Kristus. Para penulis yang terilham dari Kitab-Kitab Yunani Kristen membuat penerapan seperti itu karena Yesus mewakili Bapaknya dan datang atas nama Bapaknya.—Yohanes 5:43; 8:29.
-