PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Memperoleh Manfaat dari ’Satu Pengantara Antara Allah dan Manusia’
    Menara Pengawal—1981 (No. 34) | Menara Pengawal—1981 (No. 34)
    • 17 ”Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan [yang saksama, NW] akan kebenaran. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diriNya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan. Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan rasul—yang kukatakan ini benar, aku tidak berdusta—dan sebagai pengajar orang-orang bukan Yahudi [yang tidak bersunat], dalam iman dan kebenaran.”—1 Tim. 1:20 sampai 2:7.

  • Memperoleh Manfaat dari ’Satu Pengantara Antara Allah dan Manusia’
    Menara Pengawal—1981 (No. 34) | Menara Pengawal—1981 (No. 34)
    • 20. Menurut 1 Timotius 2:5, 6, apa peranan Yesus Kristus dalam rencana penyelamatan dari Allah?

      20 Maka, apakah peranan Kristus dalam pekerjaan penyelamatan ini? Paulus selanjutnya berkata, ”Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia [bukannya semua manusia], yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diriNya sebagai tebusan bagi semua manusia.”—1 Tim. 2:5, 6.

      21. (a) Surat Paulus kepada Timotius merupakan persoalan tentang pelayan apa, yang menulis kepada pelayan lain manakah? (b) Berapa lama perjanjian itu berlangsung, dan peranan apa yang dimainkan ”tebusan bagi semua manusia” dalam hubungan ini?

      21 Paulus menulis selaras dengan fakta-fakta dari Kekristenan abad pertama. Pada waktu itu perjanjian baru tersebut sudah mulai berjalan. Ke dalamnyalah ”manusia” dari segala bangsa, orang-orang Yahudi, Samaria, orang-orang Kafir yang tidak bersunat, telah dibawa, setelah mereka dijadikan bagian dari Israel rohani. Yesus Kristus adalah pengantara dari perjanjian baru itu. Surat Paulus kepada Timotius mengenai hal ini adalah persoalan seorang ’pelayan dari suatu perjanjian baru’ yang lain. Perjanjian baru antara ”Allah, Juruselamat kita’, dan Israel rohani tetap berlaku selama masih ada orang-orang Israel rohani yang dalam daging sebagai ”manusia” di bumi ini. Jadi perjanjian itu berlaku dewasa ini. ”Tebusan bagi semua manusia” dari Yesus menaruh dasar bagi pria dan wanita dari segala golongan untuk menjadi Israel rohani dan dibawa ke dalam perjanjian baru yang ”pengantara”nya adalah Kristus Yesus.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2026)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan