PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Dunia Ini Bukan Tempat yang Layak bagi Mereka
    Menara Pengawal—1987 (Seri 32) | Menara Pengawal—1987 (Seri 32)
    • 13. (a) ”Olok-olok dan sesah” telah diderita oleh siapa? (b) Siapa yang mengalami ”belenggu dan penjara”?

      13 Jika kita mempunyai iman, kita akan dapat bertekun menahan penindasan. (Baca Ibrani 11:36-38.) Bila kita dianiaya, ada gunanya untuk mengingat harapan kebangkitan dan menyadari bahwa Allah dapat menguatkan kita seperti yang telah Ia lakukan atas ”orang lain pula [yang] terkena pencobaan [atau, ujian iman] dengan olok-olok dan sesah, dan lagi belenggu dan penjara”. (Bode) Orang-orang Israel ”mengolok-olok utusan-utusan Allah . . . sebab itu murka [Yehuwa] bangkit terhadap umatNya”. (2 Tawarikh 36:15, 16) Dengan iman, Mikha, Elisa, dan hamba-hamba Allah yang lain menahan ”olok-olok”. (1 Raja 22:24; 2 Raja 2:23, 24; Mazmur 42:4) ”Sesah” atau pemukulan memang hal yang umum pada jaman raja-raja dan nabi-nabi Israel, dan penentang-penentang ”memukul” Yeremia, tidak hanya menamparnya sebagai penghinaan. ”Belenggu dan penjara” akan mengingatkan kita kepada pengalamannya maupun juga pengalaman dari nabi Mikha dan nabi Hanani. (Yeremia 20:1, 2; 37:15; 1 Raja 12:11; 22:26, 27; 2 Tawarikh 16:7, 10) Karena mempunyai iman yang sama, Saksi-Saksi Yehuwa pada jaman modern dapat bertekun menahan penderitaan yang serupa ”karena kebenaran”.—1 Petrus 3:14.

  • Dunia Ini Bukan Tempat yang Layak bagi Mereka
    Menara Pengawal—1987 (Seri 32) | Menara Pengawal—1987 (Seri 32)
    • 15. Siapa yang menderita ”siksaan” dan ”mengembara di padang gurun”?

      15 Yang lain-lain ”dibunuh dengan pedang”, seperti, contohnya, rekan-rekan Elia sesama nabi dari Allah yang ”dibunuh dengan pedang” pada jaman Raja Ahab yang jahat. (1 Raja 19:9, 10) Elia dan Elisa termasuk di antara mereka yang beriman yang ”mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan”. (1 Raja 19:5-8, 19; 2 Raja 1:8; 2:13; bandingkan Yeremia 38:6.) Mereka yang ”mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung” sebagai sasaran pengejaran pasti bukan hanya Elia dan Elisa tetapi juga termasuk ke-100 nabi yang disembunyikan oleh Obaja, masing-masing 50 orang dalam sebuah gua, dan diberi roti dan air ketika Ratu Izebel yang menyembah berhala itu mulai ”melenyapkan nabi-nabi [Yehuwa]”. (1 Raja 18:4, 13; 2 Raja 2:13; 6:13, 30, 31) Pemelihara-pemelihara integritas yang luar biasa! Tidak mengherankan Paulus mengatakan, ”Dunia [masyarakat manusia yang jahat] ini bukan tempat yang layak bagi mereka”! (BIS)

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2026)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan