-
Dapatkah Kejahatan dan Kekerasan Ditiadakan Kelak?Sedarlah!—1980 (No. 2) | Sedarlah!—1980 (No. 2)
-
-
Apa yang terjadi secara tidak kelihatan, kita baca di Wahyu 12:9-12: ”Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah, ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: ’Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapiNya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. . . . Karena itu bersuka citalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya. Celaka kamu hai bumi dan laut; karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.’”
Setelah hampir 1.900 tahun menunggu penguasaan atas dunia yang akan dijalankan dari sebelah kanan Bapanya, Kristus kini mendapat kuasa untuk bertindak melawan Setan. Dan ia memang bertindak dengan melemparkan si Iblis dan para hantunya dari surga ke bumi. Sejak itu, walaupun ia tetap tidak kelihatan, medan kegiatan si Iblis terbatas pada bumi.
Para malaikat di zaman Nuh meninggalkan surga dan datang ke bumi atas kemauan sendiri; tetapi pada zaman akhir ini si Iblis dan para hantunya tidak punya pilihan lain. Mereka diusir keluar! Para malaikat di zaman Nuh dapat menjelma dalam bentuk tubuh manusia di bumi untuk menikmati kesenangan-kesenangan yang tidak pantas; si Iblis dan para hantunya pada zaman akhir ini tak dapat lagi berbuat demikian. Apakah mengherankan bahwa kegagalan, kemarahan maupun ketakutan terhadap hukuman yang bakal segera dilaksanakan telah menggerakkan mereka untuk mempengaruhi manusia dan organisasi-organisasi kepada tindak kejahatan dan kekerasan yang bahkan lebih hebat dari pada yang dilakukan di zaman Nuh? Alangkah benarnya kata-kata: ”Celakalah kamu, hai bumi”!
-
-
Dapatkah Kejahatan dan Kekerasan Ditiadakan Kelak?Sedarlah!—1980 (No. 2) | Sedarlah!—1980 (No. 2)
-
-
Sungguh membesarkan hati untuk mendengar janji Yesus bahwa keadaan-keadaan yang telah menyebabkan bangsa-bangsa itu mati ketakutan karena memikirkan nasib dunia ini, justru merupakan petunjuk bahwa kita dapat menyongsong zaman yang lebih baik, bahwa pembebasan dari hal-hal ini sudah dekat! Dilemparkannya Setan dan para hantunya ke bumi merupakan langkah pertama menuju pembebasan yang menurut Alkitab akan menghasilkan suatu susunan yang sama sekali baru dalam ”generasi ini.”—Mat. 24:34.
-