-
Hari-Hari yang Ditandai selama ”Akhir Zaman”Pemerintahan Dunia yang Mendatang—Kerajaan Allah
-
-
46. Apa yang menandai kebaktian hari Jumat 28 Mei 1926 di London?
46 Pada hari Jumat 28 Mei J. F. Rutherford sebagai ketua dari Watch Tower Bible and Tract Society mengajukan kepada para pengunjung kebaktian London resolusi berjudul ”Kesaksian mengenai Para Penguasa Dunia.” Ini merupakan yang kelima dalam serangkaian resolusi yang diterima pada kebaktian-kebaktian tahunan dari I.B.S.A. Resolusi di London ini bersama dengan berita yang mendukungnya ternyata merupakan permulaan dicurahkannya ”malapetaka” kelima sebagaimana dinubuatkan di Wahyu 16:10, 11. Sungguh penuh arti bahwa malapetaka kelima mulai dicurahkan di London, Inggris, ibukota Kerajaan Inggris, yang merupakan anggota dari Kuasa Dunia Ketujuh dari nubuat Alkitab, Kuasa Dunia Kembar Inggris-Amerika, yang paling berkuasa dari semua kuasa-kuasa dunia dalam sejarah. Kantor-kantor badan hukum dari I.B.S.A. terdapat di London.
-
-
Hari-Hari yang Ditandai selama ”Akhir Zaman”Pemerintahan Dunia yang Mendatang—Kerajaan Allah
-
-
49. Kejadian-kejadian apa menandai hari Minggu 30 Mei 1926 di London?
49 Minggu, 30 Mei, merupakan puncak kebahagiaan dan berkat dari kebaktian yang bersejarah ini, yang dihadiri oleh kira-kira 4.000 orang. Pada jam 2:00 siang, dilangsungkan khotbah baptisan di Istana Alexandra, dan setelahnya 184 orang dibaptis dalam air sebagai saksi-saksi yang membaktikan diri untuk Allah Yang Mahatinggi. Malam itu, para pengunjung kebaktian pindah ke aula yang terbesar pada waktu itu, Royal Albert Hall, untuk mendengarkan ceramah umum yang diucapkan oleh ketua I.B.S.A. J. F. Rutherford, mengenai pokok ”Mengapa Kuasa-Kuasa Dunia Terhuyung-huyung—Obatnya.” Balai itu meluap dengan hadirin, lebih dari 10.000 orang. Setelah dibacakannya Resolusi ”Kesaksian mengenai Para Penguasa Dunia,” Ketua Rutherford melanjutkan pembicaraannya. Ia mengarahkan pembicaraan kepada Kuasa Dunia Kedelapan sebagaimana dinubuatkan dalam Alkitab, kemudian kepada Liga Bangsa-Bangsa, dan menunjuk kegagalan dari organisasi internasional semacam itu yang bertujuan mengusahakan perdamaian dan keamanan dunia. Pemerintahan manusia akan berakhir dengan malapetaka dunia terbesar, dan setelah itu Obatnya akan datang, kerajaan Allah melalui Kristus, yang penuh kedamaian, kemakmuran, kesehatan, kehidupan dan kebahagiaan bagi seluruh umat manusia. Sebagai penutup, pembicara berkata:
50. Dalam kata penutup, apa yang dikatakan oleh pembicara ceramah umum sebagai seruan?
50 ”Biarlah raja-raja dan para penguasa bumi sekarang menyatakan kesetiaan dan pengabdian mereka kepada Tuhan. Biarlah mereka mengakui Yehuwa sebagai Allah, dan Yesus Kristus sebagai Raja yang diurapiNya; dengan berbuat demikian mereka akan benar-benar melayani orang banyak dan layak menerima berkat-berkat yang kekal dari Yehuwa.” Hari berikutnya salah satu surat kabar di London menampilkan laporan penuh mengenai ceramah umum ini yang mengambil satu halaman penuh, sehingga ribuan orang lagi membaca berita Kerajaan yang berisi tantangan ini dari pada hanya mendengarnya di Royal Albert Hall. Maka ”malapetaka” kelima yang dinubuatkan itu benar-benar dicurahkan!
-