-
Mengeksekusi Babel BesarWahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
-
-
11. Apa yang dikatakan oleh malaikat Yehuwa tentang sepuluh tanduk pada binatang buas merah ungu simbolis itu?
11 Dalam pasal sebelumnya dari buku Wahyu, malaikat keenam dan malaikat ketujuh mencurahkan cawan-cawan murka Allah. Jadi kita diberitahu bahwa raja-raja di bumi sedang dikumpulkan kepada perang Allah di Armagedon dan bahwa ’Babel besar itu diingat oleh Allah.’ (Wahyu 16:1, 14, 19) Sekarang kita akan mengetahui dengan lebih terinci bagaimana penghukuman Allah atas mereka akan dilaksanakan. Dengarkan lagi kepada malaikat Yehuwa seraya ia berbicara kepada Yohanes. ”Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu. Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka, mereka berikan kepada binatang itu. Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.”—Wahyu 17:12-14.
-
-
Mengeksekusi Babel BesarWahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
-
-
13. Dalam hal apa sepuluh tanduk itu ”seia sekata,” dan sikap apa terhadap Anak Domba yang dipastikan oleh hal ini?
13 Dewasa ini, nasionalisme merupakan salah satu tenaga pendorong yang paling kuat yang menggerakkan kesepuluh tanduk. Mereka ”seia sekata [”satu pikiran,” NW]” dalam hal mereka ingin mempertahankan kedaulatan nasional mereka dan tidak mau menerima Kerajaan Allah. Inilah tujuan mereka dalam mendukung Liga Bangsa Bangsa dan Perserikatan Bangsa Bangsa—untuk memelihara perdamaian dunia dan dengan demikian melindungi eksistensi mereka sendiri. Sikap sedemikian memastikan bahwa tanduk-tanduk itu akan menentang Anak Domba, ”Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja,” karena Yehuwa bermaksud agar KerajaanNya di bawah Yesus Kristus tidak lama lagi menggantikan semua kerajaan ini.—Daniel 7:13, 14; Matius 24:30; 25:31-33, 46.
14. Bagaimana mungkin para penguasa dunia ini berperang melawan Anak Domba, dan bagaimana hasil akhirnya?
14 Tentu, tidak ada yang dapat dilakukan oleh para penguasa dunia ini terhadap Yesus sendiri. Ia berada di surga, jauh dari jangkauan mereka. Tetapi saudara-saudara Yesus, kaum sisa dari benih perempuan, masih berada di bumi dan jelas mudah diserang. (Wahyu 12:17, Bode) Banyak dari tanduk-tanduk itu telah memperlihatkan kebencian yang besar terhadap mereka, dan dengan cara demikian mereka berperang melawan Anak Domba. (Matius 25:40, 45) Tetapi, tidak lama lagi, akan tiba waktunya bagi Kerajaan Allah untuk ”meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya.” (Daniel 2:44) Pada waktu itu, raja-raja di bumi akan berperang habis-habisan melawan Anak Domba, seperti yang akan kita lihat tidak lama lagi. (Wahyu 19:11-21) Tetapi kita sudah cukup banyak belajar untuk mengerti bahwa bangsa-bangsa tidak akan berhasil. Walaupun mereka dan binatang buas merah ungu PBB ”seia sekata,” mereka tidak dapat mengalahkan ”Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja” yang agung. Mereka juga tidak dapat mengalahkan ”mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia” yang bersama-sama dengan dia, termasuk para pengikutnya yang terurap yang masih ada di bumi. Orang-orang ini juga akan menang dengan memelihara integritas sebagai jawaban kepada tuduhan Setan yang keji.—Roma 8:37-39; Wahyu 12:10, 11.
-