PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • w82_No44 hlm. 16-20
  • Organisasi yang Mana—Organisasi Yehuwa atau Organisasi Setan?

Tidak ada video untuk bagian ini.

Maaf, terjadi error saat ingin menampilkan video.

  • Organisasi yang Mana—Organisasi Yehuwa atau Organisasi Setan?
  • Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa—1982 (No. 44)
  • Subjudul
  • NAMANYA?
Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa—1982 (No. 44)
w82_No44 hlm. 16-20

Organisasi yang Mana—Organisasi Yehuwa atau Organisasi Setan?

”Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah.”—Yosua 24:15.

1, 2. (a) Pilihan antara dua hal apakah yang terdapat dewasa ini, dan bagaimana mendesakkah keputusan yang perlu diambil tentang hal ini? (b) Sembilan belas abad yang lalu, keputusan siapakah yang mempengaruhi seluruh alam semesta, dan pilihan apakah yang telah ia buat?

DEWASA INI kita harus memilih antara dua organisasi terbesar yang ada. Ini bukanlah sesuatu yang baru dalam sejarah, tetapi sekarang perlunya membuat pilihan yang benar jauh lebih mendesak dari pada sebelumnya. Dua ribu tahun yang lalu, seorang tokoh sejarah dihadapkan dengan pentingnya membuat pilihan demikian. Keputusannya sehubungan dengan masalah ini akan membawa akibat-akibat yang paling besar bagi seluruh alam semesta.

2 Ada dua saksi atas fakta ini, dua orang yang menyelidiki fakta-fakta sejarah, yakini Matius Lewi bekas pemungut cukai, dan Lukas seorang dokter. Mereka memberikan kepada kita bukti yang memastikan kebenarannya. Pada waktu itu semua mata di seluruh alam semesta ditujukan kepada tokoh sejarah ini. Ia adalah Yesus Kristus dari Timur Tengah. Matius Lewi memberitahu kita bahwa Setan si Iblis ”memperlihatkan kepadaNya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: ’Semua itu akan kuberikan kepadaMu, jika Engkau sujud menyembah aku.’” Yesus tidak membantah hak Setan atas dunia yang terorganisir ini, tetapi dengan tegas ia menolak tawaran Setan. (Matius 4:8-10) Yesus tidak mau dipengaruhi untuk meninggalkan organisasi yang di dalamnya ia sudah bergabung dan untuk menjadikan diri bagian dari organisasi Setan.

3. Dalam Wahyu kepada rasul Yohanes, bagaimana Setan si Iblis digambarkan, dan organisasinya terdiri atas apa?

3 Rekan pribadi dari Yesus Kristus, yakni Yohanes anak Zebedeus, seorang bekas nelayan, menulis kitab yang sekarang terdaftar sebagai buku terakhir dari Alkitab. Dalam buku tersebut Setan si Iblis si penentang itu, digambarkan sebagai suatu makhluk yang wujudnya tidak pernah dapat tergambar dengan jelas dalam pikiran Yohanes. Maka di bawah ilham ilahi Yohanes menggambarkan dia sebagai ”seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota”. (Wahyu 1:1, 9, 10; 12:3) Makhluk yang aneh bentuknya itu disebut ”naga besar . . . si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan”. Sebagai akibat dari suatu peperangan—coba bayangkan—di surga yang tidak kelihatan atau alam roh, naga simbolik ini ”dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya”. (Wahyu 12:7-9) Malaikat-malaikat hantu ini yang berperang di pihak Setan membentuk organisasi rohaninya.

4. (a) Apa yang digambarkan oleh ’binatang buas’ yang keluar dari laut, sebagaimana diuraikan di Wahyu pasal 13? (b) Bagaimana sikap dunia umat manusia terhadap ”binatang” itu, dan di mana dan bagaimana pikiran mereka akan disadarkan dari keadaan pikiran yang kacau?

4 Organisasi Setan si Iblis juga mempunyai bagian yang kelihatan yang terdiri dari manusia. Apakah kita termasuk di dalamnya atau berpihak kepadanya? Di Wahyu pasal 13, bagian itu digambarkan sebagai binatang buas yang keluar dari laut. Haluan apa yang diambil umat manusia terhadap makhluk simbolik ini? Perhatikanlah: ”Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar. . . . Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu. Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: ’Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?’” (Wahyu 13:2-4) Penyembah-penyembah dari bagian yang kelihatan dari organisasi Setan di bumi, akan disadarkan dari keadaan pikiran yang kacau, karena menurut Wahyu 19:11-21, Yesus Kristus yang dimuliakan beserta bala tentara malaikatnya yang terorganisir, akan berperang melawan ’binatang buas’ itu di Harmagedon dan membinasakannya.—Wahyu 16:14-16.

5. Sampai pada perang Harmagedon itu, susunan perkara manakah akan terus ada?

5 Sampai pada waktu itu, apa yang Paulus katakan di Efesus 2:2 masih tetap ada, ”dunia ini, [yang] mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka”. Juga, di 2 Korintus 4:4, Paulus berkata bahwa ’ilah zaman ini telah membutakan pikiran orang-orang yang tidak percaya’. Untuk maksud apa? ”Sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.”

6. (a) Menurut Efesus 6:11-18, perlengkapan senjata perang macam apakah yang harus digunakan oleh orang-orang Kristen? (b) Apakah ini berarti bahwa tidak ada bagian yang kelihatan dari organisasi Setan yang harus kita lawan?

6 Di Efesus 6:12 Paulus menyingkapkan organisasi Iblis yang tidak kelihatan. Di sana kita membaca, ”Perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” Di sini Paulus tidak memaksudkan bahwa tidak ada bagian yang kelihatan di bumi dari organisasi Setan. Ia hanya mengingatkan bahwa kita sebagai orang-orang Kristen tidak berperang dengan menggunakan kekerasan, melawan unsur-unsur manusiawi yang kelihatan dari organisasi Setan dengan tujuan menggulingkannya. Yesus Kristus, sewaktu masih sebagai manusia di bumi, tidak berusaha menggulingkan organisasi Setan, demikian juga para pengikutnya tidak berusaha berbuat demikian, karena usaha sedemikian akan membuang waktu saja dan tidak akan berhasil. Mereka perlu terus melancarkan peperangan rohani agar tidak menjadi bagian dari organisasi Setan, dan untuk ini mereka perlu mengenakan perlengkapan senjata yang Paulus uraikan di Efesus 6:11-18.

7. (a) Bahwa Setan memiliki suatu organisasi, memberi bukti apa sehubungan dengan Allah, dan mengapa? (b) Bagaimana hal ini digambarkan dalam perumpamaan Yesus tentang ladang yang ditaburi oleh musuh dari pengusaha ladang itu?

7 Tidak dapat disangkal bahwa Setan memiliki organisasi yang berkuasa dengan bagian-bagian yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. Setan si Iblis adalah penyamar yang bermaksud menipu, dan bahwa ia memiliki organisasi pada hakekatnya membuktikan bahwa musuh utamanya, Allah Yehuwa, juga memiliki suatu organisasi. Maka Setan, peniru itu, telah menyesatkan banyak sekali orang untuk berpikir bahwa mereka sedang menerima, menganut dan mengikuti sesuatu yang benar dan patut. (2 Korintus 11:13-15) Coba ingat perumpamaan Yesus tentang gandum dan lalang, yang dapat menjelaskan hal ini. Lalang yang baru tumbuh mirip sekali dengan gandum, sehingga berbahaya bila dicabut pada awal pertumbuhan, sebab bisa saja tanaman gandum juga tercabut. (Matius 13:24-30, 36-43) Yesus menerangkan bahwa lalang, atau rumput itu menggambarkan ”anak-anak si jahat. Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis”.

8. Menurut surat pertama dari Yohanes dan surat kedua dari Paulus kepada orang-orang Tesalonika, apa yang digambarkan oleh lalang simbolik itu?

8 Dalam masa menuai yang sedang berlangsung sekarang, selama ’kesudahan susunan perkara ini’, lalang simbolik adalah antikristus yang telah dinubuatkan. Dalam suratnya yang pertama, yang ditulis menjelang akhir abad pertama, rasul Yohanes menulis, ”Seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. . . . Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.” (1 Yohanes 2:18, 22) Ini selaras dengan apa yang rasul Paulus tulis kira-kira 50 tahun sebelumnya tentang hari Yehuwa. Ia mengatakan, ”Sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa.” Tentu saja, Paulus tidak memaksudkan seorang manusia aksara, sebab ia selanjutnya berkata, ”Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, . . . Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.”—2 Tesalonika 2:3, 7-10.

9. (a) Bagaimanakah ”rahasia kedurhakaan” tergolong dalam pekerjaan Setan? (b) Bagaimana Susunan Kristen terhitung sebagai bagian dari Babel Besar?

9 Jelas dari kata-kata tersebut bahwa antikristus, manusia durhaka yang murtad, ”rahasia kedurhakaan”, adalah hasil karya utama dari Setan dalam bentuk organisasi. Suatu tiruan dari Kekristenan yang terorganisir dan dengan demikian menjadi musuhnya. Sebagai pengganti dari Kekristenan sejati yang terorganisir, ia mewujudkan diri dalam Susunan Kristen. Nama ini berarti alam Kekristenan. Ini sudah tentu suatu nama yang menyesatkan, sebab sebenarnya Susunan Kristen menjadi bagian yang paling berkuasa dari Babel Besar, imperium agama palsu sedunia, di bawah kekaisaran Setan si Iblis.

10. Dalam terang dari kata-kata Yohanes dan Paulus, apakah sebenarnya Susunan Kristen dewasa ini, dan setiap anggota organisasinya mengaku diri sebagai apa?

10 Dari kata-kata rasul Paulus dan Yohanes jelas bahwa Susunan Kristen telah meninggalkan sidang pertama yang sejati dari Yesus Kristus, benar-benar murtad, ya, memberontak melawannya. Berbeda dari sidang Kristen abad pertama, Susunan Kristen meliputi lebih dari seribu organisasi sekte agama, masing-masing dan setiap sekte mengaku diri Kristen, pemeluk Kekristenan Alkitab.

NAMANYA?

11. Hampir seabad yang lalu, dengan nama apakah penerbit dari majalah Watch Tower ingin disebut?

11 Mengenai organisasi-organisasi agama yang terbagi-bagi itu yang membentuk Susunan Kristen, majalah Watch Tower terbitan bulan Februari 1884 (hampir satu abad yang lalu), di bawah judul ”Nama Kita” mengatakan sebagai berikut,

”Para pembaca yang baru di semua bagian dari negeri ini [A.S.] selalu bertanya: Dengan nama apa saudara menyebut diri? Apakah saudara ’Baptis Ortodoks’? Apakah saudara ’Baptis Misionaris’? Apakah saudara ’Universalis’? Apakah saudara ’Adventis’? Apakah saudara ’Metodis Ortodoks’? dan lain-lain. Kami telah berulang kali mencoba menjelaskan kedudukan kami, dan sekarang dengan beberapa kata lagi kami berusaha berbuat demikian.

”Kami TIDAK tergolong kepada organisasi duniawi; maka, jika saudara mau menyebut semua nama pada daftar sekte-sekte, kami akan menjawab Tidak pada golongan mana pun. Kami hanya taat kepada organisasi surgawi—’yang nama-namanya terdaftar di sorga’. (Ibrani 12:23; Lukas 10:20.) Semua orang suci yang masih hidup sekarang, atau yang telah hidup selama abad ini, tergolong pada ORGANISASI GEREJA KAMI: mereka semua adalah SATU Gereja, dan TAK ADA YANG LAIN yang diakui oleh Tuhan. Maka setiap organisasi di bumi yang dalam hal yang sekecil-kecilnya bertentangan dengan persatuan orang-orang suci ini adalah berlawanan dengan ajaran Alkitab dan bertentangan dengan kehendak Tuhan—’supaya mereka menjadi SATU’. (Yohanes 17:11.)”

12. Dengan menunjukkan bahwa anggota-anggota yang disucikan dan dibaptis dari sidang Kristen adalah bagian dari organisasi Allah, apa yang dikatakan oleh terbitan Watch Tower bulan Maret 1883?

12 Dengan menunjukkan bahwa anggota-anggota yang disucikan dan dibaptis dari gereja sejati yang diurapi dengan roh kudus, atau sidang, bersatu dengan bagian surgawi yang tidak kelihatan dari organisasi Allah, terbitan Watch Tower bulan Maret 1883, halaman 6, mengatakan sebagai berikut,

”Namun, walaupun tidak mungkin bagi manusia jasmani untuk melihat organisasi kami, karena tidak bisa mengerti perkara-perkara dari Roh Allah, kami percaya saudara dapat melihat bahwa Gereja sejati terorganisir dengan sangat jitu, dan dengan cara bekerja yang paling baik. . . .

”Dengan mengenal organisasi ini, yang bersifat Roh, dan dengan tidak menginginkan percampuran apapun dengan organisasi duniawi, yang tidak dapat melihat atau mengertinya, kami sungguh rela memikul celaan untuk dianggap sebagai orang-orang yang aneh. . . .

”Kami memiliki iman yang tak terbatas kepada Pemimpin kami; dan organisasi yang sempurna ini, yang tidak kelihatan bagi dunia, berbaris menuju kemenangan yang gemilang dan pasti.”

13. (a) Buku apa yang diterbitkan oleh Lembaga Menara Pengawal pada tahun 1904, dan berdasarkan ayat manakah judulnya dibuat? (b) Apakah judul Pelajaran V dari buku itu, dan sehubungan dengan ini, apa antara lain yang dikatakannya?

13 Dalam tahun 1904 Lembaga Alkitab dan Risalat Menara Pengawal menerbitkan buku berjudul ”The New Creation” (Ciptaan Baru). Judul publikasi ini didasarkan atas teks Alkitab yang berikut, ”Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17) ”Sebab di dalam Yesus Kristus bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya.” (Galatia 6:15, AV) Pelajaran V dalam Jilid 6 dari Studies in the Scriptures, halaman 195, mulai dengan kata-kata, ”Sebagaimana Ciptaan Baru tidak akan mencapai kesempurnaan atau kelengkapannya sebelum kebangkitan pertama, demikian pula organisasinya baru akan lengkap setelah itu. Gambaran bait menjelaskan hal ini: sebagai batu-batu hidup kita sekarang dipanggil atau diundang ke bagian-bagian di dalam bait yang mulia, dan sebagaimana dijelaskan oleh Rasul (1 Petrus 2:5), kita datang kepada Yesus, yang, sebagai wakil dari Bapa, merancang, membentuk, mencocokkan dan memurnikan kita bagi tempat-tempat di Bait yang mulia di masa depan—tempat pertemuan antara Allah dan dunia.” Dengan tepat, judul dari Pelajaran atau Pasal V adalah ”Organisasi Ciptaan Baru”.

14. (a) Bagaimana pengalaman-pengalaman selama Perang Dunia I mempengaruhi orang-orang yang telah keluar dari Babel Besar dan yang telah menggabungkan diri dengan Lembaga Menara Pengawal? (b) Istilah apakah sehubungan dengan pembahasan ini semakin ditonjolkan?

14 Keterangan yang baru disebutkan menggambarkan cara bagaimana orang-orang yang telah keluar dari Babel Besar dan telah menggabungkan diri dengan Lembaga Alkitab dan Risalat Menara Pengawal memandang segala sesuatunya sebelum Perang Dunia I pecah pada tahun 1914. Setelah pengalaman-pengalaman pahit selama konflik dunia itu, anggota-anggota yang setia dari ”ciptaan baru” Allah menghadapi lebih banyak pertentangan dengan Babel Besar dari pada sebelumnya. Pandangan rohani mereka terhadap banyak nubuat Alkitab yang harus digenapi sejak 1914 menjadi lebih tajam. Setelah perang berakhir suatu kebaktian yang dihadiri oleh ratusan dari antara mereka, diadakan di Cedar Point, Ohio, Amerika Serikat, pada tanggal 1-8 September 1919, dan mereka mulai menyadari corak-corak pekerjaan Allah yang masih terbentang di hadapan mereka. Istilah ”Organisasi Allah” makin ditonjolkan!

15. (a) Pada kebaktian kedua di Cedar Point, khotbah yang menonjol tentang ”Hari Itu” khususnya membahas nubuat mana? (b) Dalam khotbah tersebut, dua kegiatan terorganisir manakah dipertentangkan?

15 Dalam bulan September 1922 kebaktian kedua diadakan di Cedar Point, Ohio. Pada hari Jumat, tanggal 8 September, yang direncanakan menurut acara sebagai ”Hari Itu”, J. F. Rutherford, presiden dari Lembaga Alkitab dan Risalat Menara Pengawal, mengucapkan khotbahnya yang bersejarah berdasarkan Matius 4:17, ”Kerajaan Sorga sudah dekat!” Dengan panjang lebar ia menguraikan nubuat Yesaya pasal 6, dalam pengertian yang lebih berkembang. Kata-katanya yang tandas sehubungan dengan organisasi musuh patut diumumkan lagi:

”Yehuwa, penguasa agung di alam semesta, yang memiliki hak sepenuhnya atas semua kekuasaan, merencanakan penebusan dan penyelamatan umat manusia dan telah mengorganisir bangsa Israel untuk menggambarkannya. Dengan bangsa itu Ia mengorganisir agama yang sejati, dan memerintahkan mereka untuk beribadat kepadaNya sebagai satu-satunya Allah yang benar. Setan, penentang itu, Allah tiruan, mengorganisir agama palsu di antara bangsa-bangsa di sekeliling Israel, dan membuat mereka menyembah dia dan iblis-iblis lain. Kuasa yang dijalankan oleh Yehuwa atas umatNya adalah roh kudus. Yang mengikat Setan dengan pengikut-pengikutnya adalah roh jahat. Karena mengalah kepada akal licik Setan, Israel ditundukkan olehnya. Allah mengumumkan suatu keputusan terhadap bangsa itu dan melaksanakan keputusan itu pada tahun 606 S.M.; dan di situ Setan menjadi ilah dunia ini. Ia juga disebut penghulu yang berkuasa di udara, dengan demikian menunjukkan organisasinya yang kelihatan dan tidak kelihatan. . . .

”Penghulu-penghulu yang kaya dan pemimpin-pemimpin yang berkuasa di bumi berkumpul di Paris untuk suatu konferensi perdamaian, dan para ulama dari Susunan Kristen bergabung dengan mereka; dan hasilnya adalah munculnya Liga Bangsa-Bangsa, alat tiruan terakhir dari iblis untuk menggantikan kerajaan Mesias. Susunan Kristen pada namanya saja, sekarang tidak hanya bergabung dengan bisnis dan politik yang besar, tetapi juga menyombongkan diri dengan kenyataan itu; dan gereja (yang sekarang merupakan bagian dari organisasi iblis, dan tidak mempunyai hak untuk bertindak dalam jabatan imam) tampil untuk mempersembahkan dupa. . . .

” . . . Tetapi apakah para pemimpin gereja dan kawanan domba mereka yang mendukung organisasi iblis akan mendengar? Nabi Tuhan menjawab, ”Memang kalian mendengar, tetapi tidak mengerti; dan memang kalian melihat, tetapi tidak menanggap. . . ’”

16. Dengan permohonan apakah pembicara memberi puncak pada khotbahnya yang bertema Kerajaan Allah di bawah Kristus?

16 Selaras dengan teks temanya tentang Kerajaan Allah oleh Kristus, J. F. Rutherford memberi puncak pada khotbahnya yang menggerakkan itu dengan mengatakan,

”Umumkan berita ini sejauh dan seluas mungkin. Dunia harus tahu bahwa Yehuwa adalah Allah dan bahwa Yesus Kristus adalah Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan. Inilah hari segala hari. Lihatlah, Raja itu memerintah! Kamulah pemberita-pemberitanya. Karena itu umumkan, umumkan, umumkanlah Raja itu dan kerajaannya.”—The Watch Tower, 1 November 1922, halaman 331-337.

17. Oleh karena ”organisasi lapangan” yang begitu bagus sejak 1922, apakah yang telah dihasilkan walaupun pertambahan penduduk begitu rupa sejak waktu itu, dan dengan ini kesaksian tentang apa yang diberikan oleh Saksi-Saksi Yehuwa?

17 Di dalam terbitannya tanggal 15 December 1922, di bawah judul kecil ”Organisasi Lapangan”, The Watch Tower mengatakan dalam laporan tahunannya, ”Efisiensi yang harus dihasilkan oleh kesaksian itu karena kebutuhan, banyak bergantung pada usaha-usaha yang terorganisir yang dibuat di lapangan.” (Halaman 389) Sejak tahun permulaan setelah peperangan itu (1922) penduduk dunia telah meningkat dengan dua milyar. Pemberita-pemberita dari Raja yang Yehuwa lantik dan dari kerajaan MesiasNya juga telah meningkat. Dalam terang kesaksian efisien yang telah mereka berikan sampai sekarang ini, saksi-saksi Yehuwa yang berbakti dan dibaptis telah memberikan kesaksian yang tak dapat dihapuskan, tentang sikap mereka dalam sengketa maha penting di jaman ini: ”Organisasi yang Mana, Organisasi Yehuwa atau Organisasi Setan?”

    Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2026)
    Log Out
    Log In
    • Indonesia
    • Bagikan
    • Pengaturan
    • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    • Syarat Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • Pengaturan Privasi
    • JW.ORG
    • Log In
    Bagikan